Jumat, 28 Desember 2012

Sahabat


Sahabat.

Priksa kembali persahabatan yang anda rajut. Apakah masih terbentang di sana.. ? Atau anda telah melupakan-nya jauh sebelum ini. Bekerja keras dan meniti jalan karier bukan berarti memisahkan anda dari persahabatan. Berapa orang mengatakan bahwa menjadi pemimpin itu berteman sepi; selalu mengerjakan apa pun sendiri. Memang pohon yang menjulang tinggi berdiri sendiri. Perdu yang rendah tumbuh bersemak-semak. Demikiankah hidup yang ingin anda jalani ?. Bukan, jangan  kacaukan karier dengan kehidupan yang semestinya. Persahabatan merupakan bagian dari hidup anda. Binalah persahabatan. Anda akan merasakan betapa kayanya hidup anda. Berbagi kesedihan pada sahabat, mengurangi kesedihan. Berbagi kebahagiaan pada sahabat, memperkokoh kebahagiaan.

Orang bijak bilang bahwa sahabat adalah satu jiwa dalam tubuh yang berbeda. Dan sahabat anda yang terdekat  adalah keluarga anda. Barangkali, itulah mengapa bersahabat meringan beban anda, karena di dalam persahabatan tidak ada perhitungan. Di sana anda belajar menghindari hal-hal yang tidak anda setujui, dan senantiasa mencari hal-hal yang anda sepakati. Itu juga kata pepatah, hidup tanpa teman, mati pun sendiri.

Kata  ( Ali bin Abu Thalib )

Manusia yang paling lemah ialah orang yang tidak mampu mencari teman. Namun yang lebih lemah dari ialah orang yang mendapatkan banyak teman tetapi menyia-nyiakannya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar